Ciri-ciri rematik umumnya berupa nyeri, kekakuan, bengkak, dan kemerahan pada sendi, terutama di pagi hari atau setelah lama beristirahat. Gejala lain yang menyertainya adalah keterbatasan gerakan sendi, nyeri dan kelelahan tubuh, demam, serta penurunan berat badan.
Rematik dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk gangguan autoimun di mana sistem kekebalan tubuh menyerang jaringan sendi sendiri, serta faktor genetik. Penyebab lain yang juga berperan adalah infeksi bakteri atau virus, gaya hidup tidak sehat seperti kurang gerak atau obesitas, cedera sendi berulang, serta proses penuaan yang menyebabkan penipisan tulang rawan (osteoartritis) atau pengeroposan tulang (osteoporosis).
Penyebab rematik di usia muda umumnya adalah gangguan autoimun (di mana sistem kekebalan tubuh menyerang jaringan sendi sendiri), faktor genetik (riwayat keluarga dengan penyakit rematik), dan infeksi bakteri atau virus yang memicu peradangan.